Rabu, 23 April 2014

TUTORIAL FL (FRUITY LOOPS) DENGAN STUDIO 9

Hai teman-teman kali ini artikelnya tentang FL (Fruity Loops), mari kita lihat sama-sama ^-^

Tutorial FL (Fruity Loops) yang akan saya share ditujukan untuk orang yg ingin belajar FL dengan mudah. Dan untuk membuat sampling maupun lagu.

cara pertama yang harus kalian lakukan adalah membuka aplikasi FL, seperti berikut :

 

Pertma-tama saya akan berbagi informasi tentang fungsi-Fungsi pada FL ( Fruity Loops ).

1. Toolbars

 

Pada menu file kita dapat melakukan open dan save project serta import dan export file.
untuk menu edit kita bisa melakukan edit right left atau randomize (acak untuk not yang ada di pattern)

untuk gambar pattern seperti ini…

 

         Disana kalian bisa masukin sound atau suara yg kalian mau. caranya tinggal klik aja tuh pattern misal : kick. Kamu ingin mengganti, tinggal kalian pilih di drive mana kalian simpan file kick yg akan kalian masukkan ke pattern sound. ok nanti kita bahas satu persatu ya. kita bahas fungsi toolbars biar kalian semua gak bingung nantinya.
         Pada menu view : itu gunanya untuk kalian mau memilih aplikasi yg akan kalian timbulkan, misalnya browser, pattern dll. Kemudian di menu option itu yg penting. Kalian  harus melakukan edit sound atau latency atau buffer agar kualitas suaranya ok dan tidak skip pada saat memutar banyak file.

ke 2.  Browser

 

         Pada browser ini terdapat banyak sekali pilihan seperti channel prest clipboard file, effect, sound atau suara2, fpc, speech, dll. Jika kalian ingin memasukkan suara ke pattern. Kalian dapat memilih dari browser, setelah yang kalian menemukan pilihan, kemudian klik kanan pada mouse insert new atau menimpa sound yang di pattern.
         Selanjutnya gambar ini untuk memasukkan file project audio. Dengan cara klik kanan di kolom pattern. Lalu pilih insert audio file dan pilih audio yang kalian ingin masukan. Kalau kalian sudah memasukannya tinggal kalian membuat pattern drum atau instrument lain dengan cara membuat piano roll.



      







       Kalau sudah jangan lupa kalian klik si bars pattern yang di bawah audio track seperti gambar balok kayu yang di atas ini. Dengan cara mebuka piano roll klik kanan di pattern, kemudian pilih piano roll untuk membuat notnya (jika tidak ada keyboard controller)
 

 
Ini gambarnya..
 
          setelah kalian sudah memasukan dan membuat pattern drum atau instrument lain. Saatnya kalian memasukkan effect ke masing pattern yang kalian inginkan,misalkan drum : klik di drum kemudian setelah keluar jendela baru yang ada tulisannya fx. double klik maka akan keluar mixer, supaya gampang ini contohnya :

 
        Setelah itu insert di kolom fx mixer itu, jangan lupa kalau kalian mau kasih effect di chanell berapa harus kalian ingat biar tidak bergabung dengan instrument yg lain.
       Cara masukan effect kalian klik aja tombol yg ada di fx mixer, setelah kebuka aplikasi tersebut, pilih yang kalian mau dan kalian sukai. misal fruity 7 band equalizer, dll
ini contoh fx yg dah kebuka :

 

nah selanjutnya kalau sudah selesai kalian tinggal export aja mau jadi mp3 atau wave di menu file. Dan jadilah musik atau sampling kalian.

Catatan yang terpenting jikakalau kalian mau buat sampling jangan lupa masukan yang akan dijadikan guide atau penuntun lagu. Kalau ada yang mau dipotong langsung aja di potong di kolom pattern track dengan cara menklik gambar pisau. Lalu pilih batas yang mau di potong. Kalau sudah dan kalian ingin memperbanyaknya, tinggal klik lagi gambar sapu. klik audio track yang akan diperbanyak.. Lalu klik di kolom track yang kosong.. serta tarik aja. Tapi jangan lupa hold mouse ya.

Selamat mencoba dan selamat berkarya, semoga bermanfaat sedikit tutorial aplikasi ini :)


Sumber Refrensi : http://ferrysiregar.wordpress.com

Rabu, 16 April 2014

Komunikasi Serial antara Mikrokontroller dengan Komputer (PC)

Di bawah ini adalah tutorial untuk mengirimkan data serial dari mikrokontroler ke komputer dan menerima data serial dari komputer ke mikrokontroler, menggunakan bahasa C dengan compiller AVR GCC atau winAVR.
Rangkaian skematik untuk IC MAX232 sebagai pengkonversi tegangan antara mikrokontroler dan port serial komputer, sebagai berikut:
Listing programnya dengan winAVR atau AVRGCC sbb:

a.  Mengirimkan data ke komputer
  1. #include<util/delay.h>
  2. #include<stdlib.h>
  3. #include<avr/io.h>
  4. #include<avr/pgmspace.h>
  5. #include<avr/interrupt.h>
  6. #define F_CPU 8000000UL
  7. #define USART_BAUDRATE 9600
  8. #define BAUD_PRESCALE (((F_CPU/(USART_BAUDRATE*16UL)))-1)
  9. void initserial()
  10. {
  11. // Aktifkan transmitter dan receiver
  12. UCSRB |= (1 << RXEN) | (1 << TXEN);
  13. // Ukuran karakter sebesar 8 bit
  14. UCSRC |= (1 << URSEL) | (1 << UCSZ0) | (1 << UCSZ1);
  15. // Load 8-bit yang lebih rendah dari nilai baud rate ke byte rendah dari UBRR register
  16. UBRRL = BAUD_PRESCALE;
  17. // Load 8-bit yang lebih atas dari nilai baud rate ke byte tinggi dari UBRR register:
  18. UBRRH = (BAUD_PRESCALE >> 8);
  19. }
  20. void uart_putc(unsigned char c)
  21. {
  22. while(!(UCSRA & (1 << UDRE)));
  23. UDR = c;
  24. }
  25. void uart_puts (char *s)
  26. {
  27. while (*s) {
  28. uart_putc(*s);
  29. s++;
  30. }
  31. }
  32. int main()
  33. {
  34. unsigned char tempserial;
  35. initserial();
  36. for(;;)
  37. {
  38. if (bit_is_set(UCSRA,RXC))
  39. {
  40. uart_puts(“Test Serial\r”);
  41. _delay_ms(5000);
  42. uart_puts(“Mengirim data ke komputer”);
  43. _delay_ms(5000);uart_putc(13);
  44. uart_putc(10);
  45. }
  46. }
  47. }
b) Menerima data dari komputer

Program utama int main() diganti sbb:
  1. int main()
  2. {
  3. unsigned char tempserial;
  4. initserial();
  5. DDRB=0x00;
  6. uart_puts("Test Serial Menerima Data\r");
  7. uart_putc(13);
  8. uart_putc(10);
  9. for(;;)
  10. {
  11. if (bit_is_set(UCSRA,RXC))
  12. {
  13. tempserial=UDR;
  14. UDR = tempserial;
  15. //Data yang diterima dikirimkan kembali ke port serial
  16. }
  17. }
  18. }
Untuk menampilkan data serial secara langsung dari mikrokontroler ke komputer dapat digunakan Hyperterminal. Caranya dengan pilih Start All Programs Accessories Communications Hyperterminal.

Jika Hyperterminal baru pertama kali dibuka, maka akan muncul pengaturan lokasi, diisi bebas.

Setelah itu akan muncul gambar sbb:
Tuliskan nama Hyperterminal bebas dan pilih gambar telepon merah dan kuning. Kemudian pilih COM yang terhubung dengan kabel serial, misalnya COM1.
 
Lakukan pengaturan komunikasi serial dengan baud rate (bits per second) 9600, data bits 8, parity none, stop bits 1, flowcontrol none.
Jika komunikasi serial berhasil maka pada Hyperterminal akan ditampilkan tulisan yang dikirim dari mikrokontroler ke komputer.
 
Terkadang terjadi kegagalan dengan komunikasi serial karena kesalahan pengaturan fuse bit, jika memakai crystal internal 8MHz maka lakukan pengaturan fuse bit untuk crystal 8MHz, jika menggunakan crystal external 11,0592MHz maka lakukan pengaturan fuse bit external 11,0592MHz.


Sumber refrensi : http://aodhio.blogspot.com/2012/05/komunikasi-serial-antara.html